OJK: Pemberian Izin Usaha PT Griya Proteksi Nusantara

Otoritas Jasa Keuangan telah memberlakukan izin usaha di bidang piala asuransi sehubungan dengan perubahan nama PT Sehati Mitra Realita Indonesia Wali Nusa menjadi PT Griya Proteksi Nusantara. Pemberlakuan izin usaha perusahaan tersebut mulai berlaku semenjak ditetapkannya Keputusan Dewan Komisioner terkait. - See more at: http://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/pengumuman/Pages/Pemberian-Izin-Usaha-PT-Griya-Proteksi-Nusantara.aspx#sthash.4qJVjlXD.dpuf

  • Published in Berita

KEGIATAN APARI 2016

Yth Rekan-rekan dan Sahabat APARI,

Berikut adalah Jadwal Kegiatan APARI untuk Tahun 2016 untuk bisa ditandai pada kalender masing-masing :

IHT - DIRECTORS' AND OFFICERS' LIABILITY INSURANCE
Hari / Tanggal : Rabu, 24 Februari 2016
Pembicara : Bapak Bayu Samudro
Tempat : Auditorium Graha Wicaksana, Lembaga Administrasi Jakarta

IHT - CYBER CRIME INSURANCE
Hari / Tanggal : Rabu, 30 Maret 2016
Pembicara : info menyusul
Tempat : info menyusul

IHT - ASURANSI KESEHATAN
Hari / Tanggal : Kamis, 28 April 2016
Pembicara : Ibu dr. Yulherlina M.Kes
Tempat : Auditorium Graha Wicaksana, Lembaga Administrasi Jakarta

WISUDA DAN SEMINAR
Hari / Tanggal : Rabu, 25 Mei 2016
Pembicara : -info menyusul-
Tempat : Auditorium Jasindo / Luar Kota

BUKA PUASA BERSAMA, TRAINING MOTIVASI DAN SANTUNAN YATIM
Hari / Tanggal : Jumat, 17 Juni 2016
Pembicara : -info menyusul-
Tempat : Hotel Kartika Chandra

SEMINAR TRADE CREDIT INSURANCE
Hari / Tanggal : Rabu, 27 Juli 2016
Pembicara : -info menyusul-
Tempat : Hotel Mulia Senayan

IHT - ASURANSI PROYEK
Hari / Tanggal : Rabu, 24 Agustus 2016
Pembicara : Bapak Bayu Samudro
Tempat : Auditorium Jasindo / Luar Kota

APARI CUP - Turnamen Futsal
Tanggal : 27-28 Agustus 2016
Ketua Pelaksana : Bapak Ricky S. Natapradja
Tempat : Planet Futsal Kuningan

APARI CUP - Turnamen Golf
Tanggal : 9-10 September 2016
Ketua Pelaksana : Bapak Hendra Jonedi
Tempat : Club Golf Bogor Raya

IHT - Luar Kota (Materi Menyusul)
Hari / Tanggal : Rabu, 21 September 2016
Pembicara : Info Menyusul
Tempat : Info Menyusul

HUT APARI 23
Hari / Tanggal : Jumat, 23 September 2016
Ketua Pelaksana : Bapak Fuad Sampulawa
Tempat : Hotel Sultan

IHT - Boiler & Pressure Vessel Insurance
Hari / Tanggal : Rabu, 26 Oktober 2016
Pembicara : Bapak Roberthus Ismono
Tempat : Auditorium Graha Wicaksana, Lembaga Administrasi Negara

GATHERING APARI 2016
Tanggal : 25-26 November 2016
Ketua Pelaksana : Ibu Heng Yanti
Tempat : Hotel Marbella Anyer, Banten

Hormat Kami

Management APARI

 

 

  • Published in Berita

Info In-House Training Financial Guarantee Insurance - 22 Sept 2015

Kepada Yth.

Para Anggota APARI

- Pemegang Gelar Certified Indonesian Insurance & Reinsurance Brokers(CIIB)

- Pemegang Gelar Ahli Pialang Asuransi & Reasuransi Indonesia (APAI) Ditempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan Program Kerja Departemen Organisasi & Sosial (DOS) APARI yang bekerjasama dengan PT. Asuransi Jasa Indonesia dan dalam rangka memenuhi persyaratan Program Pengembangan Profesi Berkelanjutan (P2B)bagi anggota APARI serta meningkatkan SDM bagi Industri Perasuransian, bersama ini kami sampaikan kegiatan In-House Training akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Selasa, 22 September 2015

Waktu       : 13.00 s/d 17.00

Tempat       : Auditorium PT. Asuransi Jasa Indonesia

               Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 61, Jakarta Selatan

Pembicara   : 1. Bpk. Azdi El Amin

               2. Ibu Irsya Felisa

Kontribusi   : Rp 500.000,- bagi Anggota APARI (pemegang gelar APAI dan CIIB) dengan kontaprestasi SKP 30 poin

               Rp 1.000.000,- bagi Non Anggota APARI

Adapun formulir dan informasi berkaitan dengan Kegiatan ini dapat di-unduh dengan mengklik link ini.

Mohon dapat diterima dengan baik dan untuk selanjutnya kami nantikan formulir pendaftarannya paling lambat tanggal 18 September 2015.

Demikian kami sampaikan, dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Salam - Sekretariat APARI

  • Published in Berita

Industri Asuransi Mulai Tentukan Entitas Utama

entity

Amanda Kusumawardhani Selasa, 02/06/2015 16:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Beberapa perusahaan asuransi mulai bertindak cepat dengan menunjuk entitas utama konglomerasi grupnya.Hal ini merespon peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan,  entitas utama dari perusahaan setidaknya dapat dilihat dari jumlah aset atau kapasitas manajemen risikonya.Berdasarkan penelusuran Bisnis, terdapat dua grup konglomerasi keuangan yang sudah menetapkan entitas utamanya yakni Salim Grup, dan Sinar Mas Grup. Adapun, PT Asuransi Central Asia (ACA) ditunjuk untuk menjadi entitas utama bagi konglomerasi Salim.Salim Grup sendiri memiliki beberapa perusahaan antara lain PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life), PT Indolife Pensiontama, PT Asuransi Central Asia (ACA), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP), dan PT Central Asia Financial (CAF).“Sudah ditentukan bahwa ACA menjadi entitas utamanya. Semuanya sedang berjalan,” kata Direktur Utama CAR Life Freddy Thamrin di Jakarta, seperti dikutip Bisnis.com, Selasa (2/6).ACA yang terafiliasi dengan keluarga Salim menggenggam 61,36% saham dari AHAP.  Pemegang saham AHAP lainnya adalah Kuan Hay Lin (8,34%), Tan Kin Lian (6,84%), serta publik (23,46%).Tidak hanya itu, mengutip situs keterbukaan informasi, otoritas bursa telah mengantongi surat komitmen dari ACA semenjak 20 April lalu untuk menambah modal perseroan.Konglomerasi lainnya adalah Sinar Mas Grup yang memiliki perusahaan antara lain PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Asuransi Sinar Mas (ASM), PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (MSIG Life), dan PT Asuransi Jiwa Mega Life.Setelah ASM, resmi ditunjuk oleh induknya yakni SMMA sebagai entitas utama, ASM tengah mempersiapkan sejumlah hal mulai dari koordinasi, sertifikasi, dan pelatihan di lingkungan konglomerasi Sinar Mas.“Jika dilihat dari jumlah aset, kami masih kalah dari bank dan asuransi jiwa. Tetapi, kami dinilai lebih unggul di segi manajemen risiko. Koordinasi sedang dilakukan di antara 11 lembaga jasa keuangan yang dimiliki Sinar Mas,” ungkap Direktur Keuangan ASM Dumasi M.M. Samosir.

Source : http://finansial.bisnis.com/read/20150602/215/439397/industri-asuransi-mulai-tentukan-entitas-utama

 

 

 

  • Published in Berita

Industri Asuransi Umum Belum Revisi Target

target

Bisnis.com, JAKARTA--Beberapa perusahaan asuransi umum belum merevisi target pertumbuhan tahun ini, meski perlambatan kinerja masih terjadi.

Misalnya, PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) mencatatkan penurunan premi bruto 2,5% menjadi Rp433 miliar pada periode yang sama.

Adapun, premi asuransi kendaraan bermotor turun 9% menjadi 271 miliar, sedangkan asuransi non kendaraan bermotor justru merangkak naik 11% menjadi 162 miliar.

“Sampai saat ini kami belum berencana untuk merevisi target pertumbuhan tahun ini. Semua masih on track yakni pertumbuhan laba 10% dan total premi bruto menjadi Rp2,5 triliun pada 2015,” kata Presiden Direktur Adira Insurance Indra Baruna seperti dikutip Bisnis.com, Selasa (2/6).

Hal itu tidak terlepas dari melambatnya penjualan kendaraan bermotor pada kuartal I/2015. Per semester I/2015, Adira Insurance optimistis mampu meraup pendapatan premi bruto hingga Rp1,013 triliun melalui peningkatan kontribusi premi non kendaraan bermotor.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) Agus Benjamin bahwa kinerja kuartal I/2015 belum bisa mencerminkan kinerja keseluruhan perusahaan.

Mengutip laporan keuangan pada tahun lalu, LPGI memperoleh premi bruto senilai Rp1,005 triliun dengan laba bersih Rp127,87 miliar. Sedangkan per kuartal I/2015, asuransi umum di bawah bendera Grup Lippo ini berhasil meningkatkan laba 171% dari Rp8,23 miliar menjadi Rp22,28 miliar dan premi menjadi Rp377,64, serta premi terpompa 16% menjadi Rp377,64 miliar.

Pada saat yang sama, LPGI mematok premi bruto senilai Rp1,16 triliun, atau tumbuh 15,4% dibandingkan tahun lalu. Tetapi, dirinya enggan menetapkan target laba bersih ambisius pada tahun ini seiring dengan melambatnya perekonomian Indonesia.

“Ini masih periode awal, belum menunjukkan kinerja sebenarnya. Mungkin, bisa dilihat pada semester II/2015. Sampai saat ini, kami belum berniat untuk merevisi target premi bruto kami,” jelasnya.

Hingga kuartal I/2015, tiga penyumbang premi terbesar masih dipegang oleh asuransi kesehatan sekitar 50%-60%, kebakaran 20%-25%, dan sisanya ditempati oleh kendaraan bermotor.

Perusahaan lainnya, PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) yang membukukan penurunan kinerja premi bruto sebesar 5% pada Januari-Maret tahun ini.

Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi mengungkapkan, pendapatan premi bruto pada kuartal I/2015 mengalami penurunan 5% menjadi Rp300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lesunya kinerja perseroan diakibatkan oleh rendahnya harga komoditas, menurunnya kinerja otomotif, dan belum banyaknya realisasi investasi baru.

“Banyak proyek yang belum dijalankan pada tiga bulan pertama di 2015. Ada juga proyek di sektor marine cargo yang dibatalkan. Pelemahan memang sudah diprediksi, apalagi per April 2015, kenaikan masih lambat,” ungkapnya.

  • Published in Berita
Subscribe to this RSS feed