Sejarah APARI

Pada tanggal 19 September 1993 didirikan suatu organisasi dibidang asuransi dengan nama Himpunan Ahli Pialang Asuransi Indonesia (disingkat HAPSI) oleh 23 (dua puluh tiga) orang lulusan Pendidikan Ahli Pialang Asuransi dengan tujuan sebagai wadah komunikasi untuk meningkatkan peran serta dalam industri asuransi dalam rangka menunjang pembangunan nasional.

Pada masa itu Ketua Umum HAPSI dirangkap oleh Ketua Umum ABAI. Oleh karena itu pendidikan ahli pialang asuransi masih dilaksanakan oleh Asosiasi Broker Asuransi & Re-Asuransi Indonesia (ABAI) dengan kegiatan pelatihan, pendataan anggota yang memegang gelar CIIB (Certified Indonesian Insurance Broker), mengadakan kegiatan seminar dan musyawarah anggota. Kegiatan yang dilakukan selama tahun 1993 sampai tahun 2007 adalah pendataan anggota yang memegang gelar CIIB (Certified Indonesian Insurance Broker) oleh para pengurus HAPSI. Dan melakukan kegiatan P2B (Pengembangan Profesional Berkelanjutan) dengan beberapa kegiatan seminar dan musyawarah anggota. Pada masa itu pendidikan ahli pialang asuransi masih dilaksanakan oleh Asosiasi Broker Asuransi & Re-Asuransi Indonesia (ABAI).

Pada awal tahun 2008 Kepala Biro Perasuransian, Bapepam-LK Departemen Keuangan R.I. (bapak Isa Rachmatarwata) menyampaikan saran kepada Ketua Umum ABAI yang dijabat oleh Ibu Mira Sih’hati bahwa sertifikat kelulusan ahli pialang asuransi cukup ditanda tangani oleh Ketua HAPSI saja.

Kemudian ibu Mira Sih’hati membentuk “Tim Khusus” yang terdiri dari bapak M.Mulyatno, bapak Anton Wiyana, bapak Anton Sumarno, ibu Ita Gayatri dan bapak Ian Ramelan untuk melaksanakan saran dari Bapak Isa Rachmatarwata menjadi ide pendidikan ahli pialang asuransi harus terpisah tersendiri dari Asosiasi Broker Asuransi Indonesia (ABAI), karena ABAI adalah forum organisasi perusahan-perusahan broker asuransi Indonesia. Maka HAPSI merupakan organisasi yang memberikan pendidikan ahli pialang asuransi dan sertifikasi dengan gelar profesi pialang  asuransi.

Pada tanggal 15 Desember 2008 Tim Khusus melaksanakan Musyawarah Anggota (Musang) HAPSI ke-3 yang diadakan di Hotel Borobudur Jakarta dan hasilnya terpilih Ketua Umum untuk periode 2008-2012 adalah sdr. Ir.Wunwun Mauludi, CIIB. Pelantikan secara simbolis oleh Ketua Umum ABAI (ibu Mira Sih’hati) dengan menyerahkan Pataka HAPSI kepada Ketua Umum HAPSI untuk menindak lanjuti pendidikan ahli pialang asuransi dan reasuransi.

Pada tanggal 17 Desember 2009 Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia telah mengesahan organisasi Asosiasi Ahli Pialang dan Reasuransi Indonesia disingkat APARI dengan nomer: AHU-139.AH.01.06 tahun 2009 berdasarkan akta nomor 08 tanggal 11 Maret 2009 yang dibuat oleh Notaris Yualita Widyadhari, SH. Berkedudukan di Jakarta Pusat.

Pada tahun 2009 APARI telah terdaftar menjadi Anggota Dewan Asuransi Indonesia (DAI) kategori Anggota Luar Biasa bersama dan sejajar dengan ISEA, AAMAI, BMAI dan PAMJAKI.

Pada saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) didirikan berdasarkan UU OJK No.21/2011 dan ditunjang oleh UU Perasuransian No.40/2014 bahwa APARI adalah terdaftar sebagai satu-satunya organisasi yang memberikan pendidikan ahli pialang asuransi dan sertifikasi dengan gelar profesi pialang  asuransi dan reasuransi di Indonesia.