Silaturahim Anggota APARI, Workshop, Wisuda Program Pendidikan APAI Angkatan XXII dan Buka Puasa Bersama

Silaturahim Anggota APARI, Workshop, Wisuda Program Pendidikan APAI Angkatan XXII dan Buka Puasa Bersama

APARI, Jakarta – APARI menyelenggarakan kegiatan buka puasa bertempat di Auditorium Binakarna – Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta pada hari senin, 4 juni 2018. Dihadiri lebih dari seratus anggota, kegiatan ini bertujuan untuk semakin mempererat tali silaturahim antar anggota APARI.

Sebagai rangkaian kegiatan, workshop yang dihadirkan APARI pada kegiatan kali ini sedikit berbeda dengan kegiatan sebelumnya. Mengundang dr. Daniel Nugroho Wattimury, Sp.KO (Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga) sebagai pembicara, APARI mendorong agar setiap anggota dapat tetap aktif berolahraga walaupun dalam kondisi berpuasa. Olah raga yang rutin walaupun dalam kondisi berpuasa dapat bermanfaat dalam meningkatkan konsentrasi dan kebugaran. Jangan menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidak berolahraga. Workshop ini disertai dengan simulasi olah raga ringan yang diikuti oleh seluruh peserta.

Dalam kegiatan ini, APARI memberikan penghargaan kepada Bapak Agus Bardjono atas dedikasi yang tinggi kepada APARI melalui keluarganya. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pengajar APARI atas dedikasinya memajukan industri perasuransian khususnya di segmen pialang asuransi dan reasuransi.

Kegiatan ditutup dengan prosesi wisuda program pendidikan APAI angkatan XXII. Dengan wisuda tersebut, maka jumlah anggota APARI telah resmi bertambah. Penambahan jumlah anggota ini diharapkan ikut mendorong pertumbuhan industri asuransi kearah yang positif.

A Two-Day Fast Track Railway Construction Risk and Insurance Seminar

A Two-Day Fast Track Railway Construction Risk and Insurance Seminar

APARI, Jakarta – APARI bekerjasama dengan Adhi Karya menyelenggarakan seminar internasional bertajuk A Two-Day Fast Track Railway Construction Risk and Insurance Seminar pada 17-18 April 2018. Seminar yang berjalan selama dua hari ini disertai dengan survei lapangan pada LRT (Light Rail TransitProject dan Precast Plant Adhi Karya.

Mr. Pooba Mahalingam yang merupakan salah satu pembicara dalam seminar tersebut, menjelaskan secara komprehensif bagaimana perspektif asuransi dan risiko dalam proyek konstruksi fast track railway. Mr. Pooba telah memiliki berbagai sertifikasi internasional dan pengalaman dalam bidang klaim asuransi dan manajemen risiko dibidang konstruksi khusunya railway project.

Pembicara kedua yang juga merupakan pembicara tamu disampaikan oleh Bapak Pundjung Setya Brata, Direktur Operasional II PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. Bapak Pundjung menjelaskan secara komprehensif perkembangan terkini, kendala, dan upaya manajemen risiko tiga rute Proyek LRT Jabodebek sepanjang 44.43 km yang ditangani oleh Adhi Karya.

Seminar ditutup dengan kunjungan pada proyek LRT di sepanjang jalan Kuningan, Jakarta Selatan dan Precast Plant yang terletak di Pancoran, Jakata Selatan agar peserta memperoleh pemahaman secara lebih komprehensif antara teori dan praktek di lapangan.

In-House Training - Identifikasi dan Pengendalian Kecurangan (Fraud) pada Jaminan dan Layanan Asuransi Kesehatan

In-House Training: Identifikasi dan Pengendalian Kecurangan (Fraud) pada Jaminan dan Layanan Asuransi Kesehatan

APARI, Jakarta – Pada hari Rabu, 28 Maret 2018, APARI menyelenggarakan In-House Training yang bertajuk Identifikasi dan Pengendalian Kecurangan (Fraud) pada Jaminan dan Layanan Asuransi Kesehatan bertempat di ruang serbaguna PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.

Seminar yang dihadiri lebih dari 70 anggota APARI ini, membahas secara lebih dalam terkait kecuarangan (fraud) yang timbul dalam skala makro (BPJS) dan komersial (asuransi kesehatan). Dr. Taufik Hidayat, MM, AAK yang merupakan salah satu pembicara dan merupakan ketua PAMJAKI (Perkumpulan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia), menyampaikan bahwa masih banyak upaya kecurangan yang timbul dalam BPJS Kesehatan di Indonesia. Dr. Taufik juga membagi pengalamannya dalam mencegah kecurangan tersebut.

Pembicara kedua disampaikan oleh dr. Wahyu Handoko, MM, AAK yang juga merupakan Direktur dari PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. Dr. Wahyu memaparkan beberapa upaya kecurangan dan pencegahan dalam asuransi komersial secara lebih komprehensif.

Tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak upaya kecurangan yang terjadi dalam asuransi kesehatan di Indonesia.

Seminar ditutup dengan menyerahkan sertifikat kompetensi ANZIIF dan APARI melalui skema Mutual Recognition Agreement (MRA) APARI & ANZIIF yang telah dilaksanakan pada tahun 2017. Penyerahan sertifikat kompetensi ini merupakan penyerahan sertifikat batch kedua yang terdiri dari 155 pemegang gelar APARI yang disetarakan ke ANZIIF dan 18 pemegang gelar ANZIIF yang disetarakan ke APARI.